Breaking News

IHSG melorot 1,06%, Selasa (19/1), begini proyeksi IHSG pada Rabu (20/1)

0 0


ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada perdagangan Selasa (19/1).

Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Khomarul Hidayat

KANTOROBAT.COM – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada perdagangan Selasa (19/1). IHSG melemah 1,06% atau turun 67,98 poin ke level 6.321,86 pada akhir perdagangan Selasa (19/1).

Meski IHSG melemah, investor asing mencatatkan beli bersih Rp 261,66 miliar di seluruh pasar.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, koreksi IHSG ini merupakan koreksi yang wajar, karena secara teknikal, elliott wave IHSG sedang membentuk wave [iv] dari wave 5 dengan rentang koreksi yang diperkirakan berada pada area 6.250-6.300.

Pergerakan IHSG ini memang tidak sejalan dengan bursa regional yang mayoritas menguat.

Baca Juga: Saham-saham ini banyak ditadah asing saat IHSG merosot 1,06%, Selasa (19/1)

Herditya memperkirakan, IHSG berpotensi menguat terbatas dulu dengan support di 6.300 dan resisten di 6.330 pada perdagangan Rabu (20/1). “Pelaku pasar dapat merealisasikan profit dulu sembari buy on weakness pada saham-saham pilihan. Dapat mulai mencermati sektor konsumer dengan pilihan seperti GGRM dan ICBP dulu,” ujarnya ketika dihubungi KANTOROBAT.COM, Selasa (19/1).

Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan memperkirakan, IHSG akan cenderung melemah menguji support level pada kisaran 6.260-6.300 pada perdagangan Rabu (20/1). Secara teknikal, Stochastic RSI menguji pivot 50, bersamaan dengan pergerakan IHSG yang menguji pivot 6350 pada perdagangan Selasa (19/1).

Di samping faktor teknikal, Valdy menyebutkan, sikap wait and see pasar terhadap pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, yaitu Joe Biden dan Kamala Harris pada Rabu (20/1) masih akan mempengaruhi pergerakan IHSG.

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga cenderung wait and see jelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang dijadwalkan pada 20-21 Januari 2021.

“Ekonom memperkirakan, BI akan mempertahankan sukubunga acuan di level 3.75% dalam pertemuan tersebut. Masih dari dalam negeri, pelaku pasar juga menantikan data penjualan motor bulan Desember 2020 dan business confidence index di kuartal IV-2020,” katanya.

Mempertimbangkan sentimen-sentimen tersebut, saham bank berkapitalisasi besar seperti BBNI, BBRI, BMRI dan BBCA dapat dicermati pada perdagangan Rabu (20/1). Saham lain yang dapat dicermati di antaranya ASII, SCMA, AKRA dan EXCL.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KANTOROBAT Store.





Source link

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *