Breaking News

Pasar saham global catatkan rekor baru didorong harapan stimulus fiskal AS

0 0


ILUSTRASI. Bursa saham Jepang. ( The Yomiuri Shimbun )

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

KANTOROBAT.COM – NEW YORK. Reli pasar saham global mendorong indeks Nikkei Jepang naik ke level tertinggi sepanjang tiga dekade terakhir dan benchmark saham di AS mencapai rekor baru pada Jumat (8/1). Aset beresiko termasuk minyak, saham di negara berkembang, dan bitcoin juga melonjak. 

Sementara instrumen safe heaven seperti surat utang Amerika dan emas mengalami aksi jual karena investor mewaspadai kerusuhan politik AS dan fokus terhadap stimulus lanjutan untuk mempercepat pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. Aksi jual treasury AS 10 tahun mendorong imbal hasil mereka ke level tertinggi sejak Maret 2020. 

Data peningkatan jumlah pengangguran di AS tidak menghalangi lonjakan pasar saham tersebut. Data Departemen Tenaga Kerja AS mencatatkan bahwa pengangguran baru pada bulan Desember sebesar 140.000.  

Baca Juga: Aksi merger menjamur di kalangan pemain migas global

Penyebabnya, investor menggantungkan harapan bahwa Joe Biden akan mengeluarkan stimulus fiskal  dan rencana belanja infrastruktur yang lebih besar. 

“Realitas ekonomi sangat kontras dengan pandangan pasar tentang dunia. Kita hidup di masa sekarang dimana ekonomi tengah mengalami tekanan besar, sementara pasar hidup akan masa depan, yang mengharapkan pasca Covid-19 atau setidaknya pasca vaksin,” kata Chris Zaccarelli, Kepala Investasi Independent Advisor Alliace dikutip Reuters, Jumat (8/1).

Indeks saham MSCI di seluruh dunia naik 0,84% setelah kenaikan luas yang terjadi di Asia dan Eropa, mengangkatnya ke rekor baru. Nikkei mencapai level tertinggi sejak September 1990. Di Bursa Wall Street, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,18% ke 31.097,9 , S&P 500 meningkat  0,55% ke 3.824,6 dan Nasdaq Composite reli 1,03% ke 13.201,9.

Francois Savary, Kepala Investasi wealth manager Prime Partners mengatakan, Investor membeli akhir dari pemerintahan Trump yang tidak menentu dan menantikan sesuatu yang baru, yaitu kepresidenan Biden dan prospek program pengeluaran yang signifikan.

Baca Juga: Kim Joun Un: Korea Utara sedang kembangkan senjata nuklir baru

Indeks dolar naik 0,267%, dengan euro turun 0,38% menjadi $ 1,2223. Bitcoin mengupas keuntungan setelah mencapai titik tertinggi sepanjang masa, turun 1,6% pada hari itu. Pengamat pasar mengatakan kemunduran kemungkinan terjadi setelah kenaikan baru-baru ini.

Di pasar komoditas, pedagang minyak terus fokus pada janji Arab Saudi untuk memperdalam pengurangan produksi, mendorong harga minyak mendekati level tertinggi 11 bulan. Minyak mentah AS naik 2,8% menjadi $ 52,24 per barel dan Brent ditutup pada $ 55,99, naik 3% pada hari itu. Spot emas turun 3,4% menjadi $ 1,847,15 per ounce.

 






Source link

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *